Samba file server

Samba File Server atau sering juga disebut file sharing, merupakan salah satu fitur/aplikasi untuk saling berbagi file, perangkat dan sebagainya. Kinerjnya sendiri hampir sama dengan FTP server, jika anda pernah mendegar, perbedaan nya hanya skala pemakaiannya saja.

Kasusnya seperti ini, misalkan kita sedang ada di sebuah pertemuan besar, mungkin 100 peserta dengan masing-msing komputer. Si boss pertemuan kemudian punya sebuah file penting, dimana setiap peserta harus punya file itu.

Nah, bagaimana aga itu file bisa sampai ke tangan si peserta?? Sebenarnya mudah saja, tinggal colok flashdisk. Tapi, tidak semudah itu, dengan flshdisk resiko terlalu tinggi. Apalgi hanya ada sedkiti flashdisk, pasti akan repot.

Nah, disinilah kita butuh sebuah file server untuk shring data. Dimana setiap komputer peserta hanya perlu mengakses komputer si boss dan tinggal download.

1. Instalasi Samba

Sebelum install, ada baiknya silahkan update terlebih dahulu untuk mendapatkan versi terbaru, silahkan ikuti perintah berikut.

azhari@ubuntu:~$ sudo apt-get update
azhari@ubuntu:~$ sudo apt-get upgrade
azhari@ubuntu:~$ sudo apt-get install samba -y

2. Konfigurasi Samba

Konfigurasi pertama yang harus dilakukan adalah membuat folder sebgai wadah untuk file-file yang akan kita bagi nantinya.

azhari@ubuntu:~$ mkdir /home/<username>/berbagi
azhari@ubuntu:~$ sudo chmod 777 /home/<username>/berbagi

Selanjutnya, silahkan msuk ke direktori tadi dan buat sebuah file, contoh sharing.txt.

azhari@ubuntu:~$ cd /home/<username>/berbagi
azhari@ubuntu:~$ sudo nano sharing.txt

Silahkan Ketikkan teks apa saja, contoh “ini adalah hasil file server” dan simpan.

Masuk ke file /etc/samba/smb.conf untuk konfigurasi file smb.conf.

azhari@ubuntu:~$ sudo nano /etc/samba/smb.conf

kemudian pada baris paling bawah silahkan ketikkan baris berikut.

[berbagi]
    comment = Samba File Server
    path = /home/<username>/berbagi
    read only = no
    browsable = yes
    guest ok = yes

Simpan CTRL + X.

  • [berbagi] : Merupakan nama yang akan menjadi alias atau display dari folder yang akan dibagikan
  • comment : Sebuah deskropsi untuk mempermudah saja.
  • path : path direktori yang ingin dibagikan.
  • read only : Merupakan izin untuk hanya bisa membaca file, tanpa bisa memodifiksinya
  • browsable : Yes, untuk menemtukan apakah folder bisa dicari atau tidak.
  • guest ok : Yes, masudnya mngizinan user guset untuk bisa mengakses folder tanpa perlu otentikasi

Dan, langkah  terakhir adalah rstart samba.

azhari@ubuntu:~$ sudo /etc/init.d/samba restart

3. Pengecekan

Untuk pengcekan, sialhkan buka window explorer, kemudin pad search bar ketikan \\alamat_ip_dari_linux dan anda akan meliha folder berbgi tadi.

\\192.168.200.200

Sekin dan semoga bermanfaat.

Azhari Sikumbang

Tulis dan bicarakan, agar lebih berguna. (Github | Linked in)
~ azhari@coretanit.com